Markets

Rupiah Jeblok Lagi ke 18.000 per Dolar AS usai Gubernur BI Mundur

IDX

IDXFlash Newsroom

Sen, 27 Juli 2026 pukul 11.03 WIB·2 menit baca

Analisis terkini: Rupiah Jeblok Lagi ke 18.000 per Dolar AS usai Gubernur BI Mundur

Rupiah Jeblok Lagi ke 18.000 per Dolar AS usai Gubernur BI Mundur

Rupiah Jeblok Lagi ke 18.000 per Dolar AS usai Gubernur BI Mundur

IDXFlash.com — Berdasarkan analisis dari 3 sumber terpercaya, berikut rangkuman perkembangan terbaru di pasar modal dan ekonomi.

Ringkasan Utama

Rupiah Jeblok Lagi ke 18.000 per Dolar AS usai Gubernur BI Mundur

Nilai tukar rupiah ditutup melemah 0,26% ke level 18.009 per dolar AS pada perdagangan hari ini. Rupiah tertekan, antara lain imbas pengumuman mundurnya Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesi.Mengutip data Bloomberg, kurs rupiah dibuka melemah 9 poin ke level 17.972 per dolar AS dan terus melemah hingga ditutup di level 18.009 per dolar AS. Pelemahan rupiah terjadi di tengah menguatnya mayoritas mata uang Asia. Hanya won Korea Selatan yang turut melemah terhadap dolar AS mencapai 0,68%. Se...

Sumber: Katadata

Video: Perry Mundur Dari Gubernur BI, Rupiah Dekati Rp 18.000/USD

Jakarta, CNBC Indonesia- Di tengah sentimen berlanjutnya ketegangan Timur Tengah dan kabar mundurnya Gubernur Bank Indonesai, Perry Warjiyo, IHSG pada pukul 10:13 WIB, Senin (27/07) bergerak menguat ke 6.214 setelah sebelumnya sempat dibuka melemah. Dari sisi nilai tukar, Rupiah masih terpantau melemah Rp 17.985 per Dolar AS meski di sisi komoditas, harga minyak mentah dunia terpantau turun namun Harga batubara masih dalam tren penguatan. Selengkapnya simak ulasan Serliana Salsabila dalam Profit...

Sumber: CNBC Indonesia - Market

Pengusaha Minta Pengganti Perry Warjiyo Mampu Jinakkan Rupiah

Jakarta - Pengusaha merespons mundurnya Perry Warjiyo dari Gubernur Bank Indonesia (BI). Menurut Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Widjaja Kamdani, yang paling penting bagi dunia usaha saat ini adalah memastikan transisi kepemimpinan BI berjalan baik agar kesinambungan kebijakan moneter, kredibilitas institusi, dan kepercayaan pasar tetap terjaga.Sebab, kata Shinta, pelaku usaha saat ini masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari ketidakpastian ekonomi global, dinamik...

Sumber: Detik Finance

Analisis Dampak Pasar

Perkembangan ini berpotensi mempengaruhi sentimen pasar dalam jangka pendek. Investor disarankan untuk memperhatikan pergerakan indeks dan volume perdagangan sebagai indikator awal respons pasar terhadap berita ini.

Rekomendasi untuk Investor

  • Pantau perkembangan lebih lanjut dari sumber-sumber resmi
  • Evaluasi eksposur portofolio terhadap sektor yang terdampak
  • Pertimbangkan strategi manajemen risiko yang sesuai

Disclaimer: Artikel ini disusun dari berbagai sumber berita. Untuk keputusan investasi, selalu lakukan riset mandiri dan konsultasi dengan penasihat keuangan profesional.

Bagikan Artikel

0 views

Diperbarui: 27/7/2026