Markets

Messi Menangis Lagi: Kisah Pilu di Final Piala Dunia 2026

IDX

IDXFlash Newsroom

Sen, 20 Juli 2026 pukul 04.33 WIB·2 menit baca

Lionel Messi tak kuasa menahan air mata setelah Argentina takluk 0-1 dari Spanyol di final Piala Dunia 2026. Kekalahan ini mengulang memori pahit di MetLife Stadium.

Messi Menangis Lagi: Kisah Pilu di Final Piala Dunia 2026

Impian Argentina untuk meraih gelar Piala Dunia secara beruntun, sekaligus mengukir penutup dongeng bagi karier Lionel Messi, harus kandas secara menyakitkan di MetLife Stadium. Spanyol berhasil mengangkat trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan La Albiceleste dengan skor tipis 1-0. Kekalahan pilu ini kembali membuat sang mega bintang tak kuasa menahan air mata di stadion yang sama, tempat di mana kekecewaan masa lalu pernah membuatnya sempat mempertimbangkan masa depannya di kancah internasional.

Meskipun tampil dominan sepanjang turnamen dengan mencetak delapan gol dan empat assist, berkontribusi pada hampir 75 persen dari total 19 gol Argentina, Messi justru kesulitan menemukan ritmenya di laga puncak. Penyerang berusia 39 tahun itu tercatat hanya sekali menyentuh bola dalam 15 menit pertama pertandingan. Strategi Spanyol yang sangat efektif dalam mengunci pergerakan Messi membuatnya lebih banyak berpartisipasi dalam membantu pertahanan ketimbang merancang serangan ke gawang lawan, sebuah pemandangan langka bagi sang kapten.

Pertandingan yang berlangsung ketat itu akhirnya ditentukan oleh gol semata wayang Ferran Torres di menit ke-106, mengukuhkan Spanyol sebagai juara dunia untuk kedua kalinya. Setelah peluit panjang dibunyikan, Messi terlihat duduk tertunduk di tengah lapangan dengan tatapan kosong, sebelum akhirnya tak mampu membendung air mata saat seremoni pengalungan medali. Ini adalah tangisan kekecewaan yang kontras dengan tangis haru kebahagiaannya empat tahun lalu saat membawa Argentina juara dunia.

Bagi Messi, MetLife Stadium seolah menyimpan memori pahit. Ini adalah kali kedua ia menangis di stadion tersebut, setelah sebelumnya merasakan kekalahan di final Copa America 2016 melawan Chile. Kekecewaan pada tahun 2016 bahkan sempat mendorongnya untuk menyatakan pensiun dari tim nasional, keputusan yang kemudian ia batalkan sebulan kemudian. Dengan usia yang kian senja, Piala Dunia 2026 secara luas diyakini sebagai panggung terakhirnya bersama Timnas Argentina, menjadikannya sebuah akhir yang tidak diinginkan bagi La Pulga dan jutaan penggemarnya di seluruh dunia.

Bagikan Artikel

0 views

Diperbarui: 20/7/2026