Markets

JIPM 2026 Targetkan Transaksi Rp100 Miliar, Dorong Kolaborasi IP Lokal

IDX

IDXFlash Newsroom

Rab, 29 Juli 2026 pukul 08.35 WIB·2 menit baca

Jakarta IP Market (JIPM) 2026 resmi dibuka, menargetkan potensi transaksi fantastis Rp100 miliar. Ajang ini krusial untuk mempertemukan kreator IP lokal dengan pelaku industri, membuka peluang lisensi dan bisnis baru, serta memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.

JIPM 2026 Targetkan Transaksi Rp100 Miliar, Dorong Kolaborasi IP Lokal

Jakarta, IDXFlash – Jakarta IP Market (JIPM) 2026 resmi dibuka pada Rabu (29/7) di Jakarta Pusat, dengan ambisi besar untuk memfasilitasi kolaborasi dan komersialisasi kekayaan intelektual (IP) lokal. Ajang ini menargetkan potensi transaksi hingga Rp100 miliar, sebuah lonjakan signifikan dari capaian tahun sebelumnya, sebagai upaya nyata mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Tanah Air.

JIPM dirancang sebagai platform business-to-business (B2B) yang mempertemukan para kreator dan pemilik IP dengan berbagai pelaku industri, mulai dari brand, retailer, hingga pusat perbelanjaan. Ketua Jakarta IP Market 2026, Mochtar Sarman, menegaskan bahwa inisiatif ini sangat vital untuk membuka akses pasar dan peluang kerja sama komersial bagi IP lokal, yang seringkali memiliki potensi besar namun terkendala akses ke mitra bisnis yang tepat. Pameran ini menampilkan 28 exhibitor dengan sekitar 60 IP, baik dari dalam maupun luar negeri, serta menghadirkan lebih dari 45 pembicara ahli di bidang IP dan licensing.

Kehadiran perwakilan dari perusahaan global seperti Sega dan Disney diharapkan dapat meningkatkan daya tarik dan minat pelaku usaha untuk menjajaki transaksi dan kerja sama. Kolaborasi antara IP lokal dan internasional ini bukan hanya berpotensi menciptakan kreasi baru yang unik, tetapi juga memperluas jangkauan pasar bagi IP Indonesia. Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, melalui Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Puji Hastuti, menyatakan optimisme terhadap target transaksi Rp100 miliar tahun ini, didukung oleh peningkatan jumlah IP yang berpartisipasi dan dukungan penuh pemerintah daerah.

Meskipun demikian, pengembangan IP hingga menjadi bisnis komersial yang sukses membutuhkan proses panjang, pendanaan, dan akses ke mitra bisnis. Hal ini merupakan tantangan yang diakui oleh Mochtar Sarman, yang menyebutnya sebagai sebuah "maraton" yang memerlukan dukungan berkelanjutan. Oleh karena itu, JIPM juga diharapkan dapat menarik perhatian institusi dan pelaku industri untuk berinvestasi dan mendukung komersialisasi IP lokal yang memiliki prospek cerah, berpotensi menjadi motor penggerak baru bagi pasar modal di masa depan.

Bagikan Artikel

0 views

Diperbarui: 29/7/2026